BRMP Gorontalo Perkuat Pemahaman Petani dalam Pelaksanaan Hilirisasi Kakao di Boalemo
GORONTALO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo terus memperkuat pengawalan Program Hilirisasi Komoditas Kakao Tahun 2026 melalui pendampingan dan sosialisasi kepada pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani calon penerima program di Kabupaten Boalemo. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Jumat (8/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo beserta jajaran, Tim Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani calon penerima Program Hilirisasi Komoditas Kakao. Kepala BRMP Gorontalo diwakili oleh Ketua Tim Kerja Pendampingan Program Wilayah I, Ir. Nitam Kasim, S.P., yang juga merupakan Tim Teknis Komoditas Kakao BRMP Gorontalo.
Sosialisasi menjadi bagian dari upaya menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan mengenai arah dan mekanisme pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Kakao. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai tahapan program, persyaratan penerima manfaat, serta peran masing-masing pihak dalam mendukung keberhasilan pelaksanaannya.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa BRMP Gorontalo memiliki mandat untuk melaksanakan pendampingan, pengawalan, dan monitoring terhadap program strategis Kementerian Pertanian, termasuk Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan. Pengawalan dilakukan untuk memastikan program terlaksana sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas, kualitas hasil, dan nilai tambah komoditas kakao.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari para petani dan peserta. Sejumlah hal teknis menjadi perhatian, khususnya terkait mekanisme penyaluran bantuan, pembiayaan Hari Orang Kerja (HOK), persyaratan penerima manfaat, tahapan pelaksanaan kegiatan, serta peran kelompok tani dalam mendukung pelaksanaan program. Berbagai pertanyaan dan masukan tersebut mendapatkan penjelasan dari tim teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat memberikan kepastian dan menghindari kesalahpahaman dalam pelaksanaan di lapangan.
Melalui pendampingan dan sosialisasi tersebut, BRMP Gorontalo mendorong agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama dan mampu menjalankan perannya secara optimal. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam memastikan Program Hilirisasi Komoditas Kakao di Kabupaten Boalemo dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
Pengawalan yang dilakukan BRMP Gorontalo diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan program, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pengembangan kakao yang berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas, kualitas hasil, dan nilai tambah komoditas. Dengan pemahaman yang kuat sejak tahap awal, pelaksanaan program di tingkat petani diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan hasil yang optimal.